Inilah Tugas Seorang Pelatih Fitnes

Tidak hanya sekedar mengawasi proses latihan fitnes! Seorang pelatih fitnes / instruktur gym / personal trainer harus mempunyai kompetensi serta tugas yang harus dijalankannya. Oleh sebab itu kenapa harga jasa seorang pelatih fitnes /  personal trainer (PT) itu terbilang mahal.

Namun jika Anda sudah membaca artikel ini, maka Anda tidak akan bilang mahal lagi. Karena tugas seorang Personal Trainer (PT) atau pelatih fitnes ini begitu banyak. Seperti yang dijabarkan oleh Jansen Ongkon, M.Sc., RD, seorang pakar kebugaran dan nutrisi, tentang tugas seorang personal trainer atau pelatih fitness.

inilah tugas personal trainer sehingga Anda membutuhkannya

Tugas dan Peran Seorang Pelatih Fintes / Personal Trainer


1. Melakukan prosedur assessment yang lengkap


Jika assessment hanya dilakukan pengukuran komposisi tubuh saja, maka personal trainer atau pelatih fitnes tersebut dapat dipastikan tidak qualified.

Pada bagian assessment seorang instruktur fitnes/gym wajib meminta klien untuk mengisi blangko kuesioner / menanyakan tentang:

  • PAR-Q (Physical Activity Readiness Questionnaire)
  • Body Composition (standarnya berat, tinggi dan kadar lemak tapi bisa ditambah body girth)
  • Physical Test (cardiovascular endurance, muscular endurance, strength, speed dan flexibility)
  • Training history dan medical history


Dimana hal tersebut berguna untuk melakukan langkah selanjutnya.

2. Memberikan program latihan yang dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kebutuhan


Program latihan adalah turunan dari sebuah assessment. Jadi jika progam latihan diberikan sebelum dilakukan assessmment, maka bisa dipastikan program latihan tersebut merupakan program generik. Progam latihan wajib mengikuti kebutuhan tubuh klien, dan bukan berdasarkan keinginan klien atau instruktur fitnes (personal trainer).

3. Membuat laporan evaluasi secara bertahap


Serorang pelatih fitnes harus mampu memberikan hasil laporan perkembangan latihan kepada klien serta melakukan revisi apabila dirasa program latihan perlu diperbaiki. Untuk durasi evaluasi ini beragam, ada yang setiap dua minggu atau sebulan sekali.

4. Mengajarkan variasi gerakan dan sikap tubuh yang benar


Seorang personal trainer / instruktur fitnes berkualitas tentu saja harus memiliki pengetahuan pada bidang anatomi muskuloskeletal dan paham/hafal dengan gerakan-gerakan dasar angkat beban. Selain itu seorang pelatih gym juga harus dapat mendemonstrasikan serta mengajarkan gerakan dengan baik.

Nah itulah tugas seorang pelatih fitnes atau personal trainer yang harus Anda ketahui.
LihatTutupKomentar