-->

Penyebab Badan Kurus Meski Tidak Diet

Di luar sana banyak orang yang mengeluh kesulitan untuk menurunkan berat badannya. Namun ada juga orang-orang yang merasa memiliki badan kurus dan malah sangat kesulitan untuk menaikkan berat badannya, padahal meraka telah makan dengan banyak dan begizi.

Nah disini Anda membutuhkan pengukuran berat badan untuk menentukan apakah tubuh Anda termasuk kurus atau tidak!

Dan caranya untuk menentukan Anda kurus atau gemuk itu bisa Anda lihat pada kreteria tertentu. Sehingga dengan mengetahui kreteria tesebut Anda, akan mengerti kenapa Anda kurus atau gemuk. Atau malah kurus tanpa sebab.

Nah pada artikel ini, akan dijelaskan bagaimana cara mengetahui berat badan ideal Anda, apakah abdan kurus, ideal atau malah kegemukan.

penyebab badan kurus meski tidak diet

Cara Menghitung Berat Badan Ideal


Untuk mengetahui berat badan Anda masuk pada kategori ideal, kelebihan ataupun kekurangan berat badan, maka Anda bisa menghitungnya menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Caranya adalah  membandingkan berat badan dengan tinggi badan.

Beberapa kreteria berat badan berdasarkan indeks massa tubuh adalah sebagai berikut ini:

  1. Nilai IMT di bawah 18,5 termasuk golongan berat badan kurang.
  2. Nilai IMT 18,5 hingga 24,9 termasuk golongan berat badan ideal.
  3. Nilai IMT 25 hingga 29,5 termasuk golongan berat badan berlebih (gemuk).
  4. NIlai IMT 30 ke atas termasuk golongan obesitas.


Metode perhitungan berat badan IMT ini hanya bisa digunakan untuk orang dewasa dengan kegiatan normal.

Jika metode IMT ini digunakan untuk mengukur berat badan atlet atau pada orang2 yang berotot, itu kurang akurat. Karena mereka memiliki massa otto lebih berat daripada massa lemak, oleh karena itu seorang atlet akan memiliki angka IMT tinggi, meski bentuk badannya tetap ideal.


Inilah Penyebab Badan Kurus Tanpa Alasan Jelas


Kondisi badan dimana kekurangan berat badan itu dapat disebabkan oleh banyak hal. Dimulai dari penyakit, gaya hidup, faktor psikologi ataupun faktor genetik.

Dan inilah beberapa hal yang biasanya menjadi penyebab badan kurus atau tidak gemuk:

Hipertiroid

Tiroid adalah kelenjar yang berperan penting dalam mengatur metabolisme tubuh. Jika hormon tiroid diproduksi dalam jumlah normal, metabolisme akan berjalan lancar.

Kelenjar tiroid bisa menjadi terlalu aktif sehingga memproduksi terlalu banyak hormon tiroid. Kondisi ini disebut hipertiroid.

Salah satu gejalanya adalah penurunan berat badan yang signifikan walaupun penderitanya banyak makan. 

Hipertiroid sebagai penyebab badan kurus biasanya juga disertai gejala-gejala lain, seperti keringat yang berlebihan, kenaikan suhu tubuh, dan jantung berdetak lebih kencang walau tidak sedang melakukan aktivitas fisik berat.

Tuberkulosis

Saat ini, Indonesia menjadi negara dengan angka penderita tuberkulosis (TB) nomor tiga terbanyak di dunia. TB adalah salah satu penyakit yang bisa menjadi penyebab badan kurus secara berlebihan.

Gejala penyakit yang juga dikenal dengan singatan TBC ini bisa berupa penurunan berat badan secara cepat, batuk-batuk berkepanjangan, berkeringat di malam hari, cepat lelah, dan lesu.


Faktor genetik

Ada orang-orang yang memiliki IMT rendah karena memang demikianlah ciri fisik dari kebanyakan anggota keluarganya. Secara alami, mereka memiliki bentuk tubuh kurus, atau mempunyai metabolisme yang tinggi karena keturunan, sehingga tetap saja bertubuh kurus meski asupan gizinya cukup dan porsi makannya banyak. 

Diabetes juga dapat menyebabkan penurunan berat badan berlebih

Diabetes

Meskipun banyak penderita diabetes yang obesitas atau kelebihan berat badan, ternyata penyakit ini juga bisa menyebabkan penurunan berat badan yang berlebihan. Sebagai akibatnya, pengidapnya akan berbadan kurus. Gejala diabetes yang harus diwaspadai adalah mudah lapar, mudah haus dan sering buang air kecil.

Gangguan pada sistem pencernaan
Beberapa penyakit yang menyerang sistem pencernaan bisa mengakibatkan tubuh yang tidak dapat menyerap gizi dengan baik meski asupan gizi dari makanan sudah cukup. Karena itu, pengidap penyakit pencernaan jadi bertubuh kurus. 

Crohn’s disease dan celiac disease merupakan dua contoh gangguan pencernaan tersebut.

Gaya hidup

Faktor gaya hidup bisa mencakup pola makan dan pola aktivitas. Orang-orang yang pola makan yang kurang seimbang, mungkin saja mengalami kurang gizi hingga badannya kurus.

Demikian juga pada orang yang terlalu banyak melakukan olahraga kardio dengan intensitas tinggi. Mereka bisa membakar terlalu banyak kalori dalam tubuhnya, sehingga jumlahnya tidak terkejar oleh kalori yang masuk lewat asupan makanan. 

Gangguan psikologis

Stres berat dan depresi yang berkepanjangan seringkali membuat pengidapnya kehilangan nafsu makan. Kondisi ini kemudian membuat badan penderita menjadi kurus.

Beberapa obat antidepresan juga memiliki efek samping menekan nafsu makan atau memicu gangguan pencernaan, sehingga timbangan penderita pun bisa turun. 

Apabila peyebab badan kurus Anda adalah keturunan, Anda tidak perlu cemas. Namun jika badan kurus secara berlebihan tanpa sebab yang jelas, Anda sebaiknya memeriksakan disi ke dokter agar penyebabnya bisa diketahui dengan pasti.

Kondisi badan terlalu kurus yang tidak ditangani dengan benar mungkin saja memicu berbagai komplikasi pada kondisi kesehatan Anda.


Masalah kesehatan akibat tubuh terlalu kurus



Mereka yang bertubuh terlalu kurus umumnya lebih rentan untuk mengalami masalah kesehatan, seperti halnya mereka yang bertubuh terlalu gemuk.

Memang tidak semua orang kurus pasti mengalami gangguan kesehatan. Akan tetapi risiko dari beberapa masalah di bawah ini akan meningkat pada orang yang mengalami kekurangan berat badan:

Sering sakit

Kondisi ini terjadi akibat kurangnya pasokan gizi serta energi. Orang yang bertubuh terlalu kurus bisa mengalami kekurangan nutrisi yang diperlukan oleh sistem imun tubuh untuk melawan berbagai penyakit. Akibatnya, mereka menjadi sering sakit dan butuh waktu lebih lama untuk sembuh jika sakit.

Anemia

Orang yang kekurangan berat badan lebih rentan terkena anemia atau kurangnya sel darah merah. Kondisi ini menyebabkan pengidap menjadi lemas, letih, dan lesu.

Osteoporosis

Orang yang bertubuh terlalu kurus dengan tipe tulang kecil, lebih berisiko untuk terkena osteoporosis. Apalagi jika penyebab badan kurus adalah pola makan yang kekurangan gizi. 

Gangguan kesuburan

Terutama pada perempuan yang kekurangan berat badan atau sangat kurus. Menstruasinya bisa tidak teratur dan kadangkala menjadi sulit untuk hamil. Jika mengandung, calon ibu yang berbadan terlampau kurus juga lebih besar risikonya untuk mengalami persalinan prematur.

Jika Anda merasa kesulitan untuk menambah berat badan, ada baiknya berkonsultasi ke dokter untuk menemukan penyebab badan kurus sekaligus penanganan yang diperlukan.

Tidak apa-apa jika ternyata memang Anda memiliki bentuk tubuh kurus secara alami. Yang penting, Anda tetap mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang guna mencegah munculnya masalah kesehatan yang tidak diinginkan.
LihatTutupKomentar